Orang Jepang pastinya akan maklum jika orang asing salah mengucapkan atau menggunakan ucapan baku tidak pada waktu dan tempat yang tepat. Tapi jika bekerja di lingkungan perusahaan Jepang, kesalahan sedikit akan membawa tekanan pada pekerjaan. Kita tidak ingin dinilai buruk oleh atasan 'kan? Kata yang singkat namun sangat disegani dan dihargai, MAAF. Dalam masyarakat Jepang, permintaan maaf sangat penting. Untuk yang sangat ekstrim, apalagi publik figur, permintaan maaf dengan menggunduli kepala adalah hal yang sering dilakukan.
Untuk meminta maaf, ada beberapa ungkapan yang bisa dipakai, misalnya Sumimasen すみません Gomen Nasai ごめんなさい, Moshiwake arimasen / gozaimasen 申し訳ありません/申し訳ございません, namun penggunaan setiap ungkapan tersebut berbeda tergantung kepada siapa dan situasi yang seperti apa. Saya mengambil beberapa referensi dari laman berbahasa Jepang yang bisa menjadi bahan belajar dan tentunya juga dari pengalaman sendiri.
すみません. Kata ini begitu biasa saja. Kalau dalam bahasa Inggris ini seperti "sorry". Begitu spontannya mengucapkan kata ini sehingga kita mendengar orang lain mengucapkannya, permintaan maafnya tidak tersampaikan dengan tulus kepada orang yang dimintai maaf. Kata ini tidak pantas diucapkan kepada atasan atau orang yang lebih tua. Jangan menggunakan すみません di lingkungan kerja. Sebetulnya masih ada kata yang lebih informal lagi, yaitu わるい Warui! Kata ini sering terdengar di anime. Hanya digunakan dalam percakapan sehari-hari antar teman baik. Dalam bahasa Inggris seperti "my bad". Lebih baik jauhi penggunaan kata ini. Kalau sudah terbiasa, nanti tanpa disadari bisa terlanjur terucapkan kepada lawan bicara yang lebih senior. すみません adalah bentuk sopan dari すまない.
すみません dipakai saat kita meminta maaf karena berbuat kesalahan. Kata yang hampir setara dengan すみません adalah ごめんなさい. Kata ini jika diartikan dalam bahasa Indonesia menjadi "Maafkan Saya ya,..." Kesannya sebagai pembicara kita memaksa orang lain memaafkan kita. Dipakai juga saat meminta maaf karena berbuat kesalahan atau kegagalan tapi masih lebih tidak sopan daripada すみません.
Yang terakhir adalah 申し訳ありません/申し訳ございません. Namun jangan salah, kata ini bisa menjadi tidak sopan jika kita mengubahnya menjadi 申し訳ない. Secara arti kata, 申し訳ありません/申し訳ございません berarti "(saya)tidak akan beralasan apapun (ini salah saya)". Jadi ketika kita berbuat kesalahan, lalu kita meminta maaf tapi setelah itu kita masih beralasan yang banyak berarti kita masih membela diri dan jadinya malah tidak tulus. Dan tentunya lawan bicara pasti lebih tidak senang lagi. "Orang ini sudah salah masih saja banyak mulut." Orang pasti akan berpendapat seperti itu.
Tentunya sebagai manusia kita lebih senang untuk tidak berbuat kesalahan atau menjadikan kata maaf tersebut sebagai tameng atau menjadikan kesempatan untuk berbuat kesalahan lagi. Tapi disaat yang tepat, ucapan ini bisa menyelamatkan karirmu, atau hidupmu, hidup kita. hahahah. Jika ada kesalahan dalam tulisan ini, 申し訳ございません.
Komentar
Posting Komentar