Atarashi kotoba "OOSAME KUDASAI"

Gambar
  Kali ini, saya mau membahas satu kata dalam bahasa Jepang yaitu  お納めください. Jadi ceritanya hari ini saya nonton anime baru yang diadaptasi dari Manga yang berjudul "Tondemonai Skill de isekai houroumeshi".  Cerita di versi manganya menurut saya bagus. Gaya menggambar karakternya juga sedikit berbeda dari manga yang lain. Sejauh ini anime nya mirip dengan yang di Manga. Di episode kedua ini, ada satu kata yang menarik perhatian saya. Kata ini ada di adegan saat Ketua Merchant Guild hendak membayar Garam dan Lada milik Mukouda san. お納めください 。Lalu terlihat adegan resepsionis menyerahkan uang.   Arti dari Oosame kudasai ternyata "silahkan diterima (uangnya)". Secara arti kata, osameru 納める berarti : menerima uang, barang, dll, dan menjadikannya milik sendiri. お納めください (oosame kudasai) sama artinya dengan  お受け取りください =  silahkan diterima. Kata ini sangat sering dipakai dalam dunia bisnis.  Berikut adalah cara pakai kata tersebut dalam dunia kerja. (dikutip...

STIGMA

          Jika membaca kata ini, yang langsung terbersit di pikiran Saya adalah tempat saya berasal, Manado secara umum atau Minahasa secara khusus. Bagi mereka, termasuk Saya yang merantau di luar daerah, menjadi orang minahasa atau Orang Manado, sungguh merasa bangga dan malu secara bersamaan.  Ada anggapan baik sekaligus stigma buruk yang melekat pada orang Manado.  Saya pikir semua orang Manado juga telah tahu tentang hal itu.

          Yang pertama yang ingin Saya bicarakan terlebih dahulu adalah nilai positif atau yang membanggakan menjadi orang Minahasa (baca = Manado).  Saya mendengar pujian yang digeneralisasi ketika mereka tahu saya berasal dari Tondano (baca=Manado). Dengan wajah berseri mereka mengatakan “ Orang Manado cakep-cakep dan putih , yah?”  sedikit membingungkan dengan nada tanya di akhir kalimat. Apakah dia bingung karena menurut anggapannya orang Manado itu cakep tapi yang berada dihadapannya sama sekali tidak cakep atau dia hanya mencari persetujuan dariku. Kalau yang dimaksud poin kedua, tentu saja saya setuju.  Hehehe.  Selanjutnya yang sering dipuji adalah kuliner Manado yang katanya enak-enak.

          Yang kedua dan yang paling banyak disinggung adalah stigma jelek yang menempel pada orang Manado secara umum. Berlawanan dengan kelompok orang pertama yang sepertinya senang mengenal orang Manado, kelompok ini tampaknya tidak senang atau mungkin karena pengalaman pribadi yang tidak enak yang melibatkan orang Manado sehingga ucapannya membuat telinga panas dan hati panas. Kata mereka Pria dan wanita asal Manado, nakal-nakal.  Mulai dari suka mempermainkan hati orang, matre hingga ke unsur prostitusi.

          Sungguh tidak adil, karena jika bicara soal kelakuan dan moral, hal itu dikembalikan ke pribadi masing-masing, bukan meng-generalisasi suatu suku secara umum. (Ambil ikat kepala, angkat panji-panji dan speaker, STRIKE!) salah satu yang paling mengganggu adalah slogan 4 B yang salah satunya diplesetkan menjadi “Bibir”. Bukan berarti semua wanita di Manado menjual “bibir”, hanya karena banyak customer yang sengaja ke Manado untuk mencari yang satu ini (Sedikit malu jika ada yang menanyakan hal ini). Ada teman cewek yang selalu marah kepada “mereka” karena dia menganggap, “mereka”-lah yang menyebabkan Manado mendapat stigma buruk yang sulit dilepaskan. Tapi kenapa stigma ini menjadi anggapan nasional mengingat disemua tempat didunia ini pasti ada “mereka” yang berprofesi sebagai penjual “bibir”. Ingat, profesi ini adalah salah satu profesi yang tertua di dunia. Jadi kenapa Manado?

          Ada lagi yang mengatakan bahwa orang Manado cuma bisa jual tampang dan penampilan alias bodoh. Menyebalkan. Disemua tempat pasti ada manusia yang pintar dan ada yang bodoh. Itulah yang membuat dunia ini seimbang. Tapi kenapa stigma ini menempel pada Orang Manado? I wonder. At least, walaupun bodoh yang penting tetap cakep. Gimana kalo udah bodoh terus jelek? Kasihan kan? Setidaknya ada yang bisa dibanggakan. Atau apa karena orang menganggap menjadi jelek sekaligus bodoh adalah hal biasa dan menjadi cakep tapi bodoh adalah dosa? Apa karena itu, ada ungkapan “sayang yah, cakep tapi bego...”.

          Stigma-stigma seperti itulah yang membuat kita yang berada di tanah rantau menjadi sibuk membuktikan kepada mereka bahwa kita tidak seperti itu. Dan saya rasa juga semua orang Manado sekarang telah berusaha menonjolkan yang baik untuk menutupi semua kekurangan yang terlanjur menyebar. Jadi masuk akal ketika rakyat Manado menjadi heboh dan ribut mengecam legislator Cantik asal Manado yang terlibat kasus korupsi di Negeri ini. Itu karena dia dianggap telah merusak upaya warga Manado bahkan seakan membenarkan dan menambah banyak stigma  buruk yang sudah ada. Padahal selama ini pemerintah dan warga Sulawesi utara sudah berusaha menampilkan  banyak prestasi. Ayo warga Kawanua, buktikan kalau masih banyak kelebihan yang kita punya. Jangan ada lagi tagline “Biar kalah nasi asal jangan kalah aksi”, tapi usahakanlah “Banyak Nasi, Banyak Aksi Banyak Prestasi”! I Yayat U Santi!

Komentar

  1. siapa tmn cewek yang suka marah2 itu????#kamera zoom ke wajah kek sinetron

    wkwkwkkwkwk....

    pada akhirnya kita cuma bisa berusaha sebaik-baiknya mengindahkan diri kita agar stigma buruk terhadap bangsa kita (baca:manado) bisa dipatahkan...

    tapi kalo ada yang macam2 apalagi berani ngomong di depanku....siap2 tu gigi loncat indah!!sedangkan anjing, ular, soa2 kita makang no cuma orang banya mulu tre???baku abis jow...

    i hate bitches!!!I Yayat U Santi!!!Basmi bitches yang merusakkan nama manado beserta bibir2nya...ganu.com...sorry marah2...tensi lagi tinggi wkwkwkkwkwk....

    BalasHapus
  2. do you realize, it's been 3 times i used colour in font? their represent "feeling". (katanya). wkwkkwkwkw. Sadis ng eh...

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGUCAPKAN なるほど / NARUHODO YANG BENAR

ASSORTED #2

THE GOOD SIDE OF MESSED UP LIVE