Atarashi kotoba "OOSAME KUDASAI"

Gambar
  Kali ini, saya mau membahas satu kata dalam bahasa Jepang yaitu  お納めください. Jadi ceritanya hari ini saya nonton anime baru yang diadaptasi dari Manga yang berjudul "Tondemonai Skill de isekai houroumeshi".  Cerita di versi manganya menurut saya bagus. Gaya menggambar karakternya juga sedikit berbeda dari manga yang lain. Sejauh ini anime nya mirip dengan yang di Manga. Di episode kedua ini, ada satu kata yang menarik perhatian saya. Kata ini ada di adegan saat Ketua Merchant Guild hendak membayar Garam dan Lada milik Mukouda san. お納めください 。Lalu terlihat adegan resepsionis menyerahkan uang.   Arti dari Oosame kudasai ternyata "silahkan diterima (uangnya)". Secara arti kata, osameru 納める berarti : menerima uang, barang, dll, dan menjadikannya milik sendiri. お納めください (oosame kudasai) sama artinya dengan  お受け取りください =  silahkan diterima. Kata ini sangat sering dipakai dalam dunia bisnis.  Berikut adalah cara pakai kata tersebut dalam dunia kerja. (dikutip...

Christmas Eve 2011

     24/12/2011. Malam spesial. Malam Natal. Dulu waktu aku kecil, malam natal suasananya berbeda. It is a lot happier. Aku menunggu dengan hati berdebar dan sangat senang ketika Natal semakin dekat. Bau kue panggangan Mama, Christmas Tree yang dipasang Oma bahkan ketika bulan masih November, bayangan akan banyak makanan lezat di meja ketika hari Natal tiba dan tentunya hadiah Natal. Mungkin sudah terlambat aku menulis ini, tapi biarlah. Toh yang baca juga cuma orang-orang terbatas. hahahaha.

     Malam Natal kali ini adalah malam Natal ketiga dimana aku harus pulang kampung, ke Tondano untuk berlibur. Cuti panjang dari suntuknya perkerjaan dan panasnya cuaca Makassar. Tondano adalah tempat yang dingin dan sejuk. Meski beberapa tahun terakhir ini telah berubah. Yup, Tondano semakin dingin di malam hari. Bahkan teman-teman yang tinggal di Tondano mengatakan hal yang sama. Tondano is getting colder. Kali ini Aku mencoba untuk menghilangkan kebiasaan tidurku di Malam Natal. Caranya, aku akan ikut dengan teman-teman dalam pawai Natal. Sedikit nekat karena Aku tahu aku bakal masuk angin dan kemudian pilek. Apalagi untuk ikut pawai ini aku cuma bakal naik sepeda motor. Riding up on a motor cycle. Aku mengendarai motor? yang benar saja. Aku tidak bisa mengendarai motor. Sekali lagi Aku cuma nebeng sama teman. Menjadi Pembonceng. hahahah.



     Semua teman yang ingin ikut segera berkumpul dan langsung berfoto sebelum berangkat. Malam ini sangat dingin. Aku sampai  melapisi tubuhku dengan dua buah mantel tebal. Ada yang spesial malam ini. Kabut. Even not snow, but the fog really made "White Christmas" came true. 








  Starting point di Lapangan Samrat Tondano. Most of the participant is Male youth. Sebelum pawai dimulai, panitia menggelar doa bersama, sementara kita kembali berfoto ria. Bunyi tembakan menandakan pawai Natal 2011 dimulai. Rutenya mengelilingi kota Tondano. Aku sangat khawatir kita bakal kehujanan ditengah pawai sedang berlangsung. We already wet because the fog.





 

      Yang paling menyiksa sepanjang perjalanan adalah aku harus menahan dingin dan serbuan titik-titik air yang membuat wajahku basah dan tidak lupa angin dingin yang menusuk hingga ke dalam tulang. Brrrrr. Tapi semuanya seharga dengan moment yang kudapat dan juga foto-foto yang kupikir agak bagus dan sedikit menambah pengetahuan memotret. Kami masih sempat foto-foto lagi setelah pawai selesai. Natal tahun 2012 bagaimana yah?  Jadi ingin cuti lagi. Hahahahaha.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGUCAPKAN なるほど / NARUHODO YANG BENAR

ASSORTED #2

THE GOOD SIDE OF MESSED UP LIVE