Atarashi kotoba "OOSAME KUDASAI"

Gambar
  Kali ini, saya mau membahas satu kata dalam bahasa Jepang yaitu  お納めください. Jadi ceritanya hari ini saya nonton anime baru yang diadaptasi dari Manga yang berjudul "Tondemonai Skill de isekai houroumeshi".  Cerita di versi manganya menurut saya bagus. Gaya menggambar karakternya juga sedikit berbeda dari manga yang lain. Sejauh ini anime nya mirip dengan yang di Manga. Di episode kedua ini, ada satu kata yang menarik perhatian saya. Kata ini ada di adegan saat Ketua Merchant Guild hendak membayar Garam dan Lada milik Mukouda san. お納めください 。Lalu terlihat adegan resepsionis menyerahkan uang.   Arti dari Oosame kudasai ternyata "silahkan diterima (uangnya)". Secara arti kata, osameru 納める berarti : menerima uang, barang, dll, dan menjadikannya milik sendiri. お納めください (oosame kudasai) sama artinya dengan  お受け取りください =  silahkan diterima. Kata ini sangat sering dipakai dalam dunia bisnis.  Berikut adalah cara pakai kata tersebut dalam dunia kerja. (dikutip...

REALITY BITES

       Judul yang sama adalah sebuah film yang dibintangi oleh Wynona Rider dengan Ethan Hawke. Mungkin sekitar pertengahan 90's. Saya sudah tidak ingat lagi ceritanya seperti apa. Tapi memang tentang bukan film ini yang ingin ku tulis.

        Jika diminta untuk memilih ingin hidup dalam Kenyataan atau Khayalan, tentu saja saya lebih cenderung memilih khayalan. Kenapa? masih tanya lagi? Tentu saja kalau dalam  khayalan yang terjadi adalah menurut keinginan saya. I could be live happily ever after. Banyak duit, yang terjadi setiap hari hanyalah kesenangan dan tidak ada kesusahan. Tidak perlu kerja cuma buat terima gaji setiap tanggal 25, yang jumlahnya begitu-begitu saja. Mau gaji naik atau tidak tetap saja tidak pernah cukup. And the most of it, saya bisa memilih ingin hidup dengan wanita tercantik dan terbaik dan terlembut dan ter- ter- lainnya, yang mana saja yang seperti  saya suka.

         Entah kenapa hal diatas tidak bisa terjadi karena Reality is a Bitch. Kenyataan itu tidak bisa diatur. Dia punya jalannya sendiri. Dia bebas dan Moody. Saya lebih suka mengganggap dia itu bagai sebuah pribadi yang menguasai hidupku. Jika "reality" sedang "in the Good Mood" maka dia akan memberi aku hari-hari yang menyenangkan. Tapi jika dia sedang "in the Bad  Mood" hari-hariku akan kacau karena rasanya seluruh dunia bertentangan denganku.

          Dan untuk beberapa hal yang begitu saya inginkan terjadi di kehidupan nyataku, "reality" tidak pernah bisa bekerja sama dengan baik. Dia sepertinya hanya memberiku keinginan nomor dua, sementara keinginan nomor satu, mungkin hanya terjadi jika dia benar-benar sedang "in the good mood". Itu bisa saja lima tahun sekali atau sekali dalam dasawarsa. "Reality' itu sangat pelit.

          Beberapa hari lalu, "reality" kembali memperlihatkan bahwa dia memang berkuasa atasku. Saat itulah makna dari "reality bites" terasa benar-benar menggigit dan sakit. Tapi yang harus disalahkan sebenarnya bukanlah "reality". Dia sudah menunjukkan pahitnya apa yg kuinginkan tapi saya, dengan kebebalan luar biasa masih memilih khayalan yang kubangun sendiri. The wrong part is,  I built it over the sand. So unsteady and beyond tough. When "reality" knocked, it soon tumbling down and left me nothing but scar.

          My best friend told me to move on, and i keep on telling and writing that i am on the move. But I don't know why, it is not so easy. I really hope "reality" is on my side from now on and I hope her "dream" could happen for real so that I can move on. Why? If her dream won't be reality, then my reality still a dream. And I want it over.

          Jadi sebenarnya "reality" itu adalah seperti sahabat. Dia tidak peduli apakah akan menyakitkan atau menyedihkan, selama saya bisa sadar dan bangkit dia akan "menggigitku" dengan sengaja. Khayalan itu bagiku seperti teman yang tidak setia dan penjilat . Dia itu semu dan seperti candu. Memabukkan dan menyesatkan. Tapi entah kenapa masih sering terjebak dan jatuh lagi. 

          Reality is indeed bite and bitter but it is relieving in the end. like it or not I have to live it everyday. Just hope 'reality' can give me more candy in the future. Could you? Oh God, it just give me a sarcastic smile while nodding. I think the tough still continue to come.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGUCAPKAN なるほど / NARUHODO YANG BENAR

ASSORTED #2

THE GOOD SIDE OF MESSED UP LIVE