Atarashi kotoba "OOSAME KUDASAI"

Gambar
  Kali ini, saya mau membahas satu kata dalam bahasa Jepang yaitu  お納めください. Jadi ceritanya hari ini saya nonton anime baru yang diadaptasi dari Manga yang berjudul "Tondemonai Skill de isekai houroumeshi".  Cerita di versi manganya menurut saya bagus. Gaya menggambar karakternya juga sedikit berbeda dari manga yang lain. Sejauh ini anime nya mirip dengan yang di Manga. Di episode kedua ini, ada satu kata yang menarik perhatian saya. Kata ini ada di adegan saat Ketua Merchant Guild hendak membayar Garam dan Lada milik Mukouda san. お納めください 。Lalu terlihat adegan resepsionis menyerahkan uang.   Arti dari Oosame kudasai ternyata "silahkan diterima (uangnya)". Secara arti kata, osameru 納める berarti : menerima uang, barang, dll, dan menjadikannya milik sendiri. お納めください (oosame kudasai) sama artinya dengan  お受け取りください =  silahkan diterima. Kata ini sangat sering dipakai dalam dunia bisnis.  Berikut adalah cara pakai kata tersebut dalam dunia kerja. (dikutip...

ENTREPRENUERSHIP

                                                             




          Sudah 8 bulan terhitung sejak saya berhenti bekerja kantoran dan memutuskan melakukan hal yang saya inginkan. Fotografer. The professional one. Don't ask me what is that mean. I don't know what am i doing right now!

          Saya sudah mengerti sejak awal jika menjadi wirausaha itu berat. Tapi memilih berhenti dengan segala kesusahannya tampak lebih masuk akal jika harus memilih untuk tinggal dengan segala kebosanan dan kejenuhan saat itu. 

          Perjuangan menjadi wirausaha telah dimulai sejak saya memutuskan kembali berhenti dari pekerjaan permanen sebagai fotografer (i wrote about that in previous article). Lebih banyak belajar tentang "how to become a start-up", saya makin sadar bahwa perjuangan semakin berat. Ibarat seperti belajar menyanyi di paduan suara saat saya kuliah dulu. Awalnya belajar vokalisi, kemudian teknik menyanyi yang benar, lalu belajar lagu lewat partitur, kemudian belajar harmonisasi dan ketika semua hal teknis telah benar, saatnya tampil di panggung untuk tampil selama hanya 2 jam saja. When you screw up, practice more and go on stage again. After the first performance is done you learn another level-up difficult song and perform again.  Sama seperti wirausaha. It is a never ending learning process. 

          Satu hal yang menjadi hal terberat dari menjadi wirausaha adalah bagaimana menjual produk. Tidak masalah seberapa bagus produknya, jika tidak laku maka bisa dikatakan gagal. Saya sadar hal itu. Saya telah mengikuti beberapa workshop tentang start-up, dan setidaknya telah mengetahui bagaimana dan langkah apa yang seharusnya saya lakukan selanjutnya namun saya bergerak lambat sekali. Semoga saja saya tidak menyerah kepada tawaran menjadi pekerja kantoran lagi. Kenapa? Karena tabungan saya sudah semakin menipis. Antara ingin mewujudkan impian dengan menghadapi kenyataan. Semoga semuanya baik-baik saja. 

         

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGUCAPKAN なるほど / NARUHODO YANG BENAR

ASSORTED #2

THE GOOD SIDE OF MESSED UP LIVE