Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2012

Atarashi kotoba "OOSAME KUDASAI"

Gambar
  Kali ini, saya mau membahas satu kata dalam bahasa Jepang yaitu  お納めください. Jadi ceritanya hari ini saya nonton anime baru yang diadaptasi dari Manga yang berjudul "Tondemonai Skill de isekai houroumeshi".  Cerita di versi manganya menurut saya bagus. Gaya menggambar karakternya juga sedikit berbeda dari manga yang lain. Sejauh ini anime nya mirip dengan yang di Manga. Di episode kedua ini, ada satu kata yang menarik perhatian saya. Kata ini ada di adegan saat Ketua Merchant Guild hendak membayar Garam dan Lada milik Mukouda san. お納めください 。Lalu terlihat adegan resepsionis menyerahkan uang.   Arti dari Oosame kudasai ternyata "silahkan diterima (uangnya)". Secara arti kata, osameru 納める berarti : menerima uang, barang, dll, dan menjadikannya milik sendiri. お納めください (oosame kudasai) sama artinya dengan  お受け取りください =  silahkan diterima. Kata ini sangat sering dipakai dalam dunia bisnis.  Berikut adalah cara pakai kata tersebut dalam dunia kerja. (dikutip...

STIGMA

          Jika membaca kata ini, yang langsung terbersit di pikiran Saya adalah tempat saya berasal, Manado secara umum atau Minahasa secara khusus. Bagi mereka, termasuk Saya yang merantau di luar daerah, menjadi orang minahasa atau Orang Manado, sungguh merasa bangga dan malu secara bersamaan.  Ada anggapan baik sekaligus stigma buruk yang melekat pada orang Manado.  Saya pikir semua orang Manado juga telah tahu tentang hal itu.           Yang pertama yang ingin Saya bicarakan terlebih dahulu adalah nilai positif atau yang membanggakan menjadi orang Minahasa (baca = Manado).  Saya mendengar pujian yang digeneralisasi ketika mereka tahu saya berasal dari Tondano (baca=Manado). Dengan wajah berseri mereka mengatakan “ Orang Manado cakep-cakep dan putih , yah?”  sedikit membingungkan dengan nada tanya di akhir kalimat. Apakah dia bingung karena menurut anggapannya orang Manado...

Move On #2

                Beberapa hari lalu, Saya sungguh terkejut ketika melihat seorang teman men-Tag seseorang yang sudah meninggal di status FB-nya. Merasa penasaran maka Saya membuka akun orang yang telah meninggal tersebut. What a shocking! Ternyata akun tersebut tetap aktif dengan posting-an dari teman-temannya dan keluarganya. Dimulai sejak hari meninggalnya orang tersebut hingga pada hari kelahirannya meski dia sudah tidak lagi hidup (tentunya sudah tidak ada lagi ucapan selamat "semoga panjang umur"). Yang jadi pikiran Saya, orang tersebut pastinya saat dia hidup telah begitu baik kepada keluarga dan temannya. Saya mengembalikan pertanyaan itu pada diriku, apakah teman-temanku akan mengingat Saya jika Saya meninggal nanti? Apakah kelakuan dan sifat Saya semasa Saya hidup membuat saya pantas mendapat kehormatan tersebut?                 Sungguh menyentuh ...

Let’s talk about True Love?

    Topik yang satu ini tidak akan pernah habis dibahas, diulas, diperbincangkan dan diceritakan di hampir semua novel, lagu dan drama juga yang lainnya. Bahkan Aku yang begitu menghindari topik ini akhirnya menyerah juga. Tunggu, kau tidak akan mendapatkan cerita cinta yang romantis atau yang menyayat hati di tulisan ini.  Aku akan sedikit menulis tentang hal ini dari sudut yang berbeda.     Seberapa banyak orang yang cukup beruntung mendapatkan cinta sejati mereka? Sedikit kalau menurutku. Kenapa? Karena jika banyak orang yang mendapatkan cinta sejati maka orang-orang tidak akan duduk manis di sofa mereka untuk menonton drama atau membaca novel kisah romeo juliet dan tidak akan membuat para pembuat film menjadi kaya karena film tentang kisah cinta buatan mereka laris di gedung bioskop.  Orang juga tidak akan mengenang  Elvis Presley atau The  Beatles, bukan? Orang membayangkan atau mengharap apa yang dilihatnya di film atau diceri...

Learning

    Melihat hanya dari sisi positif atas sesuatu hal, bagiku nyaris tidak mungkin. Kenapa? Karena aku tumbuh dewasa dengan tudingan, kecurigaan, omongan jelek dan juga intimidasi. Jika orang selalu mengatakan yang kurang baik tentangmu didepan hidungmu, maka perlahan tapi pasti, kau akan mulai memperhatikan kekurangan yang dimiliki orang lain, membandingkan dengan dirimu dan kemudian sebagai cara meningkatkan self-esteem dan self-confidence, kau menganggap mereka sama kurangnya atau bahkan benar-benar kurang.     Jika melihat orang lain begitu percaya diri tampil menyanyi atau memperagakan sesuatu didepan publik namun tidak bagus menurut penilaianku, maka aku akan segera menghakimi mereka. Jika ada teman yang salah menyebutkan sesuatu, maka dengan cepatnya aku mengirimkan kritikan. Aku senang mentertawakan kebodohan seseorang. Aku juga sangat senang membahas tentang kelakuan jelek seseorang yang aku tidak suka, lengkap dengan pengamatan ilmiah dan semua arg...

hobby #####

Gambar
   Foto diatas adalah beberapa foto lifestill yang saya potret ketika saya mengunjungi restoran gaya belanda di jakarta, Huize Trivelli.         Foto dibawah ini adalah gambar flora saat saya pulang ke Tondano Desember lalu. Silahkan memberi komentar atau  hanya dilihat saja tidak apa-apa.

BREAK

    Ketika telah jenuh akan sesuatu maka yang akan dicari adalah istirahat sejenak atau bahkan dua jenak atau tiga jenak. Saat sekolah, saat belajar sudah sedikit menekan otak, maka ada istirahat  untuk menyegarkan kembali otak agar siap belajar lagi. Ketika SD, istirahat bahkan diadakan dua kali.     Ketika suatu hubungan telah berada di titik jenuh, yang akan diputuskan oleh salah satu atau salah-keduanya adalah rehat. Rehat sejenak atau dua-jenak? Tergantung tingkat kejenuhannya. Bahkan ada yang tidak kembali dari masa rehat dan benar-benar mencari pasangan yang lain untuk ‘menyegarkan’ hidup. Ada yang sengaja menggunakan kata ‘jeda’ karena tidak ingin melukai pasangannya jika menggunakan kata ‘putus’.     Ketika pekerjaan telah begitu menyesakkan jiwa dan raga, ditambah rekan kerja yang tidak bersahabat dan atasan yang menekan, seorang akan mengambil cara yang menurutnya akan sedikit membantu meringankan bebannya. Mengundurkan diri,...

UNIMA Choir: The first Concert

     Saya hampir lupa jika Saya berjanji akan melanjutkan cerita tentang Unima Choir. Baiklah saya akan mulai menulis lanjutannya. Dibaca dengan seksama yah,...      Setelah tim Inti pulang dari Kupang, Saya tidak langsung bergabung. Tapi memang ada masa rehat sejenak dari kegiatan latihan. Saat latihan sudah dimulai, Saya menolak latihan. Alasan satu, merajuk. Saya merasa ada ketidakadilan dimana, ada anggota tim inti yang berangkat tapi dia sama sekali tidak mengikuti seleksi. Mereka hanya beralasan   bahwa dia direkrut secara spesial dan dia berpengalaman dan dia penyanyi yang hebat, dll, dll. Meski begitu, peraturan tetap peraturan.       Saya kemudian mendengar ada masalah ketika mereka melakukan pemilihan pengurus organisasi PSM UNIMA. Kapannya, saya lupa, tapi tempatnya Saya ingat, walaupun Saya tidak berada disana karena masih merajuk. heheheh. Tempatnya di rumah Vino di Tataaran. Lokasi yang sempurna dan ...

MOVE ON

    Saya mengikuti timeline twiiter dari seorang anonimous sejak sebulan yang lalu. Isinya lucu dan menghibur. Selalu menyindir tentang dirinya atau mungkin follower-nya yang tidak  bisa bergeser dari mantan. Saya berpikir apakah jika satu hari si empunya profil tersebut berhasil memiliki kekasih yang baru, maka isi statusnya akan berubah optimis, penuh cinta dan romantisme, tidak sinis seperti sekarang ini? Well, satu yang saya pelajari dari profil-profil twitter yang ada saat ini yaitu mereka membuat pencitraan tentang diri mereka, bisa seperti orang yang selalu jatuh cinta, desperate, atau sinis terhadap segala sesuatu. Walaupun akhirnya mereka terjebak dengan pencitraan mereka sendiri. Kau tidak bisa membohongi diri sendiri karena apa yang ditulis sebenarnya datang dari hati. Jika kau terlanjur mencitrakan dirimu sebagai seorang yang sinis karena putus cinta dan satu saat kau jatuh cinta lagi, maka akan sulit menulis sesuatu yang tidak menyenangkan dimana saat ...

MIRROR MIRROR

                       Ini bukan cerita film snow white versi paling anyar yang dibintangi Julia Roberts. Jadi yang merasa tertipu segeralah keluar dari blog ini. Tapi sebelumnya baca dululah biar sedikit. Heheheh. Pernah berdiri di depan cermin sambil berpikir? Maksud Saya bukan pikiran seperti ini “cantik/gantengkah saya?” atau  “aduh, kerutan didahi dan dibawah mata bertambah.” Bukan yang seperti itu. Yah, yang berat-berat seperti “Saya sebenarnya ada didunia ini buat apa yah? “, “Selama ini apa yang sudah saya lakukan?”, “Dengan keadaan yang sekarang ini, masa depan Saya akan seperti apa?”.     Sebenarnya pikiran-pikiran seperti itu bisa terpikirkan kapan dan dimana saja,  tidak perlu di depan cermin. Tapi jika di depan cermin, kegalauannya akan lebih terasa. Hahahah, sekarang kalau tidak ada galau berarti, “gak Gaul”. Penyebab kenapa bisa berpikiran seperti itu? Kesepian. Y...
Rasanya sudah lama sekali sejak postingan terakhir. Well, terlalu lama mendiamkan ide bisa berbahaya. ready or not, here i come again