Atarashi kotoba "OOSAME KUDASAI"

Gambar
  Kali ini, saya mau membahas satu kata dalam bahasa Jepang yaitu  お納めください. Jadi ceritanya hari ini saya nonton anime baru yang diadaptasi dari Manga yang berjudul "Tondemonai Skill de isekai houroumeshi".  Cerita di versi manganya menurut saya bagus. Gaya menggambar karakternya juga sedikit berbeda dari manga yang lain. Sejauh ini anime nya mirip dengan yang di Manga. Di episode kedua ini, ada satu kata yang menarik perhatian saya. Kata ini ada di adegan saat Ketua Merchant Guild hendak membayar Garam dan Lada milik Mukouda san. お納めください 。Lalu terlihat adegan resepsionis menyerahkan uang.   Arti dari Oosame kudasai ternyata "silahkan diterima (uangnya)". Secara arti kata, osameru 納める berarti : menerima uang, barang, dll, dan menjadikannya milik sendiri. お納めください (oosame kudasai) sama artinya dengan  お受け取りください =  silahkan diterima. Kata ini sangat sering dipakai dalam dunia bisnis.  Berikut adalah cara pakai kata tersebut dalam dunia kerja. (dikutip...

Let’s talk about True Love?



    Topik yang satu ini tidak akan pernah habis dibahas, diulas, diperbincangkan dan diceritakan di hampir semua novel, lagu dan drama juga yang lainnya. Bahkan Aku yang begitu menghindari topik ini akhirnya menyerah juga. Tunggu, kau tidak akan mendapatkan cerita cinta yang romantis atau yang menyayat hati di tulisan ini.  Aku akan sedikit menulis tentang hal ini dari sudut yang berbeda.

    Seberapa banyak orang yang cukup beruntung mendapatkan cinta sejati mereka? Sedikit kalau menurutku. Kenapa? Karena jika banyak orang yang mendapatkan cinta sejati maka orang-orang tidak akan duduk manis di sofa mereka untuk menonton drama atau membaca novel kisah romeo juliet dan tidak akan membuat para pembuat film menjadi kaya karena film tentang kisah cinta buatan mereka laris di gedung bioskop.  Orang juga tidak akan mengenang  Elvis Presley atau The  Beatles, bukan? Orang membayangkan atau mengharap apa yang dilihatnya di film atau diceritakan di novel dan lirik lagu akan terjadi pada kehidupan nyata mereka. Bahkan ada perayaan disatu hari khusus untuk merayakan cinta besar-besaran. Sadarkah bahwa sebenarnya kita semua telah diperdaya oleh sejumlah orang jenius yang berhasil menjual produk mereka dengan iming-iming kisah cinta?

    Mari bicara kenyataan. Berapa pasangan yang kamu tahu begitu berbahagia dengan kehidupan cintanya? Dari pengamatan dan pengalaman melihat sendiri, banyak pasangan yang aku tahu jadian bukan karena cinta sejati. Ada yang menyarankan padaku; karena kasihan melihat aku jomblo, silahkan pacaran dengan siapa saja, daripada sendiri, siapa tahu cinta datang setelah saling mengenal. Mungkin beberapa orang berhasil dengan cara tersebut tapi entah kenapa aku tidak yakin dan pasti yakin cara itu tidak akan berhasil untukku. Kenapa? Karena aku pernah merasa bagaimana menyukai (baca= mencintai) seorang cewek, walaupun versiku adalah cinta yang pahit, namun ada sesuatu yang dirasakan dan saya berharap bisa merasakannya lagi. Suatu perasaan yang hebat yang rasanya kau mau menukarnya dengan kehidupanmu. Ciieeeee.

    Nah, ke pertanyaan yang berikutnya. Kenapa rasa cinta itu bisa hilang? Begitu susah mendapatkannya tapi setelah beberapa hal terjadi cinta itu hilang. Kenapa tidak memperjuangkan rasa cinta itu agar  bisa bertahan lama atau selamanya? Dalam kasusku, cinta itu tidak sempat terungkapkan. Begitu banyak waktu yang tidak tepat dan begitu banyak alasan yang kubuat agar aku kelihatan tidak pengecut. Tapi yang kusayangkan, kepada mereka yang jadian atas dasar benar-benar cinta, kenapa tidak bisa berlanjut. Kalau ada yang menanyakan, darimana kau tahu itu cinta? Bagiku gampang, jika kau selalu memikirkannya dan menjadi bahagia karenanya hingga kau tidak bisa tidur maka itu cinta. Jika hatimu terasa sakit yang tidak bisa dijelaskan dan juga tidak bisa tidur karena pasanganmu menyakitimu, maka itu cinta.

    Begitu banyak alasan yang dibuat untuk mengakhiri suatu hubungan yang katanya dibentuk atas dasar nama cinta. Banyak yang berakhir di tengah jalan dan banyak juga yang berakhir malah setelah menikah. Penyebabnya apa? Jika orang-orang begitu mendamba cinta sejati kenapa tidak bisa mempertahankan cinta tersebut? Kenapa malah banyak pasangan yang bertahan hanya karena toleransi dan saling pengertian? Apa mungkin hanya karena satu hal yang disebut “egois”? Mungkin sebenarnya cinta sejati itu sudah didepan mata sejak awal tapi tidak terlihat dan tidak disadari karena tidak puas dengan yang sudah ada? Entahlah.

    Aku tidak bisa menyimpulkan hal ini. Tidak bisa karena aku belum pernah berada dalam suatu hubungan. Menyinggung tulisan sebelumnya, saya tidak ingin menghakimi. Lagipula orang akan mengatai aku sok tahu. Heheheh. Jadi, aku hanya menuliskan banyak pertanyaan. Jika soal cinta telah menemukan banyak jawaban, tentunya tidak akan banyak pertanyaan tentang cinta itu sendiri. iya kan? Jadi jangan berharap aku akan memberi jawaban. Aku sebuta kelelawar dalam hal ini.

Komentar

  1. hahahahahhaha......

    i always smile every time i read through your posting....

    but somehow i agree with u...u know we always in a common understanding about many things...hahahahah...but maybe i'm the lazy version of u....xixixixxi....

    true love happens in Korean drama and in the excessive kind of story like Twilight wwkwkkwkwk...CMIIW...

    speak on behalf of the 'naive' persons who believe in love and other craps like love...

    even if it is obvious that true love rarely exist but many people believe that they can create their own love story. not as perfect as those in the novels or korean drama but perfect in their own term...foolishly believe that the pain, tears and suffering of the heart break wont happen again if they found the perfect one, the one that they call "soul mate"...

    to me and i think i've said it to u before love is about commitment.

    i m the type of person who doesn't believe that love can last longer than 2-5 years...what makes a relationship lasts is commitment...that's it...

    i think i m going to post something like this in my blog...

    hmmmm.....if the laziness attack is not taking control....xixixixixi....

    BalasHapus
  2. Yeah everyone has their own version of opinion. wkwkkwk. And i am just amateur who learn through observing. thank u for the comments. you know, it kind of hard and confusing for other who'd like to post their comment. Google, please make it easy.... :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGUCAPKAN なるほど / NARUHODO YANG BENAR

ASSORTED #2

THE GOOD SIDE OF MESSED UP LIVE