Atarashi kotoba "OOSAME KUDASAI"

Gambar
  Kali ini, saya mau membahas satu kata dalam bahasa Jepang yaitu  お納めください. Jadi ceritanya hari ini saya nonton anime baru yang diadaptasi dari Manga yang berjudul "Tondemonai Skill de isekai houroumeshi".  Cerita di versi manganya menurut saya bagus. Gaya menggambar karakternya juga sedikit berbeda dari manga yang lain. Sejauh ini anime nya mirip dengan yang di Manga. Di episode kedua ini, ada satu kata yang menarik perhatian saya. Kata ini ada di adegan saat Ketua Merchant Guild hendak membayar Garam dan Lada milik Mukouda san. お納めください 。Lalu terlihat adegan resepsionis menyerahkan uang.   Arti dari Oosame kudasai ternyata "silahkan diterima (uangnya)". Secara arti kata, osameru 納める berarti : menerima uang, barang, dll, dan menjadikannya milik sendiri. お納めください (oosame kudasai) sama artinya dengan  お受け取りください =  silahkan diterima. Kata ini sangat sering dipakai dalam dunia bisnis.  Berikut adalah cara pakai kata tersebut dalam dunia kerja. (dikutip...

UNIMA Choir: The first Concert

     Saya hampir lupa jika Saya berjanji akan melanjutkan cerita tentang Unima Choir. Baiklah saya akan mulai menulis lanjutannya. Dibaca dengan seksama yah,...

     Setelah tim Inti pulang dari Kupang, Saya tidak langsung bergabung. Tapi memang ada masa rehat sejenak dari kegiatan latihan. Saat latihan sudah dimulai, Saya menolak latihan. Alasan satu, merajuk. Saya merasa ada ketidakadilan dimana, ada anggota tim inti yang berangkat tapi dia sama sekali tidak mengikuti seleksi. Mereka hanya beralasan   bahwa dia direkrut secara spesial dan dia berpengalaman dan dia penyanyi yang hebat, dll, dll. Meski begitu, peraturan tetap peraturan. 

     Saya kemudian mendengar ada masalah ketika mereka melakukan pemilihan pengurus organisasi PSM UNIMA. Kapannya, saya lupa, tapi tempatnya Saya ingat, walaupun Saya tidak berada disana karena masih merajuk. heheheh. Tempatnya di rumah Vino di Tataaran. Lokasi yang sempurna dan sepi dan dingin. Ada sedikit ketidaksetujuan ketika calon pengurus yang diajukan dinilai oleh sebagian besar anggota tidak kredibel. Mereka lalu membawa-bawa kejadian yang terjadi di Kupang sebagai alasan. Saya tidak akan membeberkan hal apa itu karena Saya juga hanya menjadi pendengar. Menurut Saya, sekali mereka mengambil keputusan dengan tidak adil, maka begitulah yang akan terjadi selanjutnya. Untunglah rapat pengurus tersebut akhirnya berjalan baik dan terpilihlah pengurus yang sesuai dengan keinginan mayoritas anggota.

     Akhirnya Saya mengalah dan kembali ikut latihan untuk konser Natal. Itulah Konser pertama yang digelar oleh PSM Unima. Alasan Saya bergabung adalah karena tidak merasa enak dengan teman-teman dan alasan utama adalah karena Saya jatuh cinta lagi dengan Paduan Suara (jatuh cinta pertama pada paduan suara waktu masih SD). Saya menepis sakit hati dan berusaha untuk menikmati semuanya kembali, yang ternyata tidak butuh usaha terlalu kuat. Kebersamaan dan saling berbagi antara teman-teman anggota saat itu sungguh tidak terlupakan.

     Lagu-lagu yang akan dibawakan pada konser Natal waktu itu tidak banyak tapi dengan waktu yang pendek, semua terasa berkejaran dan padat. Belum lagi dibagi dengan waktu kuliah. Saat itu semua berkomitmen bahwa yang terpenting adalah kuliah. Latihan akan dilakukan setelah kuliah selesai. Satu lagu yang dirasa sangat susah saat itu adalah For the beauty Of the Earth by Jhon Rutter. Maklum semuanya masih amatir. Suara masih belum matang. Akibatnya kita terlalu fokus dengan lagu tersebut dan lagu yang lain yang dianggap gampang tidak terlalu dipikirkan. Kita juga membuat supaya lagu sederhana menjadi berkesan dengan menempatkan soloist di beberapa lagu. Yang saya ingat adalah lagu Day by Day, soloist by Angle, dan Joshua Fit The Battle (short version) soloist by Jhonly Sumalu. 

     Konser ini juga sangat berkesan bagi saya pribadi karena disinilah saya untuk pertama kalinya, dengan keberanian yang datang entah dari mana, tampil bersama tiga teman saya, menyanyikan O Holy Night, N'Sync Version. Sebetulnya kita berlima tapi disaat terakhir akan tampil, seorang mundur dengan alasan yang tidak diungkapkan jelas. Kecewa dan marah hampir membatalkan semuanya. Bayangkan, mengundurkan diri saat hampir tampil. Masalah yang lain adalah, lagu tersebut tidak rampung dibawakan karena bagian pengulangannya terlalu susah dan waktu yang mepet. Tapi semua berjalan lancar pada akhirnya. Thanks to Jhonly, you're Genius. :D.

     Beberapa lagu yang dibawakan saat konser mengalami beberapa kesalahan. Mungkin karena penampilan perdana hingga banyak yang nervous. Tapi yang mengherankan, lagu For the beauty of The Earth yang begitu ditakutkan dan dikhawatirkan tidak maksimal, malah menjadi lagu yang terbagus. Yang paling kacau adalah lagu Good Tidings. Sudah lupa lengkapnya seperti apa, yang jelas bagian akhir yang seharusnya berakhir secara bersamaan menjadi berakhir dengan saling menunggu atau sudah selesai terlebih dahulu. hahahahah. Yang bagus hanyalah akting kita yang seolah-olah tidak terjadi apa-apa. 

     Konser pertama  PSM Unima ini sebenarnya adalah masa perjuangan. Perjuangan untuk mempertahankan Organisasi yang terguncang dengan beberapa masalah internal dan juga beberapa anggota yang memilih mundur hingga rasanya kita kehilangan beberapa potong jiwa yang awalnya terasa lengkap. Tapi semuanya mencoba meyakinkan diri bahwa semua masalah bisa terlewati. Kebersamaan antar teman dan pelatihlah yang membuat semuanya dimungkinkan terjadi. Meski minim anggota, Kita membuktikan bahwa kita bisa bertahan. To All pioneer member and coach, where ever you are, Thank u so much. What ever problem had happen to us, one thing we can't ignore is We've shared the same problem and happiness at those time. Those moments are unforgettable. God Bless You all.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGUCAPKAN なるほど / NARUHODO YANG BENAR

ASSORTED #2

THE GOOD SIDE OF MESSED UP LIVE