Atarashi kotoba "OOSAME KUDASAI"

Gambar
  Kali ini, saya mau membahas satu kata dalam bahasa Jepang yaitu  お納めください. Jadi ceritanya hari ini saya nonton anime baru yang diadaptasi dari Manga yang berjudul "Tondemonai Skill de isekai houroumeshi".  Cerita di versi manganya menurut saya bagus. Gaya menggambar karakternya juga sedikit berbeda dari manga yang lain. Sejauh ini anime nya mirip dengan yang di Manga. Di episode kedua ini, ada satu kata yang menarik perhatian saya. Kata ini ada di adegan saat Ketua Merchant Guild hendak membayar Garam dan Lada milik Mukouda san. お納めください 。Lalu terlihat adegan resepsionis menyerahkan uang.   Arti dari Oosame kudasai ternyata "silahkan diterima (uangnya)". Secara arti kata, osameru 納める berarti : menerima uang, barang, dll, dan menjadikannya milik sendiri. お納めください (oosame kudasai) sama artinya dengan  お受け取りください =  silahkan diterima. Kata ini sangat sering dipakai dalam dunia bisnis.  Berikut adalah cara pakai kata tersebut dalam dunia kerja. (dikutip...

Move On #2

                Beberapa hari lalu, Saya sungguh terkejut ketika melihat seorang teman men-Tag seseorang yang sudah meninggal di status FB-nya. Merasa penasaran maka Saya membuka akun orang yang telah meninggal tersebut. What a shocking! Ternyata akun tersebut tetap aktif dengan posting-an dari teman-temannya dan keluarganya. Dimulai sejak hari meninggalnya orang tersebut hingga pada hari kelahirannya meski dia sudah tidak lagi hidup (tentunya sudah tidak ada lagi ucapan selamat "semoga panjang umur"). Yang jadi pikiran Saya, orang tersebut pastinya saat dia hidup telah begitu baik kepada keluarga dan temannya. Saya mengembalikan pertanyaan itu pada diriku, apakah teman-temanku akan mengingat Saya jika Saya meninggal nanti? Apakah kelakuan dan sifat Saya semasa Saya hidup membuat saya pantas mendapat kehormatan tersebut?

                Sungguh menyentuh sebenarnya bahwa keluarga terutama teman-teman dekat masih begitu mengingat dan merindukan  bahkan setelah setahun lebih orang tersebut meninggal. Tapi bukankah akan lebih baik jika mulai menyadari bahwa kenangan sedih tidak akan membawa manfaat apapun dan merelakan bahwa orang tersebut sudah tenang di alam manapun dia berada sekarang adalah keputusan yang bijaksana? Tapi sungguh Saya tidak bermaksud menghakimi. Setiap orang berhak merindukan mereka yang disayangi. Tapi jika terlalu sibuk menyayangi mereka yang telah tiada maka sangat tidaklah adil bagi mereka yang masih hidup yang juga butuh perhatian. Ada baiknya memperhatikan sekitar, terutama keluarga, mungkin ada yang merasa diabaikan karena terlalu sedih memikirkan yang telah tiada.

                  Mungkin orang lain akan menganggap Saya tidak punya perasaan dan tidak mengerti perasaan orang yang ditinggal oleh mereka yang begitu disayangi. Salah. Saya mengerti. Saya sudah mengalami. Memang benar ternyata, bahwa setiap orang mempunyai hantu masa lalu. Namun  hanya sedikit yang mau beranjak dan maju untuk masa depan dan lebih banyak yang merenungi dan memilih mengasihani diri sendiri dengan masa lalu yang sedih atau buruk. Tapi jangan percaya bahwa Saya  sendiri sudah "move on" dari masa lalu. Saya masih berusaha mencari jalan keluar ke masa depan. Sungguh berbelit dan tidak gampang, Tapi kalau berusaha pasti bisa !

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGUCAPKAN なるほど / NARUHODO YANG BENAR

ASSORTED #2

THE GOOD SIDE OF MESSED UP LIVE