Beberapa hari lalu, Saya sungguh terkejut ketika melihat seorang teman men-Tag seseorang yang sudah meninggal di status FB-nya. Merasa penasaran maka Saya membuka akun orang yang telah meninggal tersebut. What a shocking! Ternyata akun tersebut tetap aktif dengan posting-an dari teman-temannya dan keluarganya. Dimulai sejak hari meninggalnya orang tersebut hingga pada hari kelahirannya meski dia sudah tidak lagi hidup (tentunya sudah tidak ada lagi ucapan selamat "semoga panjang umur"). Yang jadi pikiran Saya, orang tersebut pastinya saat dia hidup telah begitu baik kepada keluarga dan temannya.
Saya mengembalikan pertanyaan itu pada diriku, apakah teman-temanku
akan mengingat Saya jika Saya meninggal nanti? Apakah kelakuan dan sifat
Saya semasa Saya hidup membuat saya pantas mendapat kehormatan
tersebut?
Sungguh menyentuh sebenarnya bahwa keluarga terutama teman-teman
dekat masih begitu mengingat dan merindukan bahkan setelah
setahun lebih orang tersebut meninggal. Tapi bukankah akan lebih baik jika
mulai menyadari bahwa kenangan sedih tidak akan membawa manfaat apapun
dan merelakan bahwa orang tersebut sudah tenang di alam manapun dia
berada sekarang adalah keputusan yang bijaksana? Tapi sungguh Saya tidak bermaksud
menghakimi. Setiap orang berhak merindukan mereka yang disayangi. Tapi
jika terlalu sibuk menyayangi mereka yang telah tiada maka sangat
tidaklah adil bagi mereka yang masih hidup yang juga butuh perhatian. Ada baiknya memperhatikan sekitar, terutama keluarga, mungkin ada yang merasa diabaikan karena terlalu sedih memikirkan yang telah tiada.
Mungkin orang lain akan menganggap Saya tidak punya perasaan dan tidak
mengerti perasaan orang yang ditinggal oleh mereka yang begitu
disayangi. Salah. Saya mengerti. Saya sudah mengalami. Memang benar ternyata, bahwa setiap orang mempunyai hantu masa lalu. Namun hanya sedikit yang mau beranjak dan maju untuk masa depan dan lebih banyak yang merenungi dan memilih mengasihani diri sendiri dengan masa lalu yang sedih atau buruk. Tapi jangan percaya bahwa Saya sendiri sudah "move on" dari masa lalu. Saya masih berusaha mencari jalan keluar ke masa depan. Sungguh berbelit dan tidak gampang, Tapi kalau berusaha pasti bisa !
mau bantu di share di facebook gk?????
BalasHapusyou mean the address? with so much pleasure!
BalasHapus