Atarashi kotoba "OOSAME KUDASAI"

Gambar
  Kali ini, saya mau membahas satu kata dalam bahasa Jepang yaitu  お納めください. Jadi ceritanya hari ini saya nonton anime baru yang diadaptasi dari Manga yang berjudul "Tondemonai Skill de isekai houroumeshi".  Cerita di versi manganya menurut saya bagus. Gaya menggambar karakternya juga sedikit berbeda dari manga yang lain. Sejauh ini anime nya mirip dengan yang di Manga. Di episode kedua ini, ada satu kata yang menarik perhatian saya. Kata ini ada di adegan saat Ketua Merchant Guild hendak membayar Garam dan Lada milik Mukouda san. お納めください 。Lalu terlihat adegan resepsionis menyerahkan uang.   Arti dari Oosame kudasai ternyata "silahkan diterima (uangnya)". Secara arti kata, osameru 納める berarti : menerima uang, barang, dll, dan menjadikannya milik sendiri. お納めください (oosame kudasai) sama artinya dengan  お受け取りください =  silahkan diterima. Kata ini sangat sering dipakai dalam dunia bisnis.  Berikut adalah cara pakai kata tersebut dalam dunia kerja. (dikutip...

BIG BANG

    Ledakan besar yang menciptakan alam semesta. Namun prosesnya sendiri memakan waktu yang   sangat lama. Berjuta-juta tahun cahaya berlalu kemudian terbentuklah bumi dan sejuta planet serta isi alam semesta yang tidak bisa diprediksi seberapa luas. Sebuah partikel yang disebut “Partikel Tuhan” dipercaya mempunyai peran penting setelah proses “Big Bang” terjadi karena partikel inilah yang menciptakan planet dan lainnya. Dengan ide tersebutlah maka para ilmuwan Nuklir membuat sebuah alat yang menurut manusia sangat luar biasa, dimana didalamnya  terdapat proton-proton yang nantinya dilepas dan akan saling bertubrukan. Nama alat itu adalah Large Hadron Collider (LHC).  (Silahkan buka wikipedia kalau penasaran.) Tidak bisa dibayangkan ledakan-ledakan energi dari unsur-unsur nuklir yang terjadi didalamnya (kau tak akan mau membayangkannya). Tujuannya adalah mencari “Partikel Tuhan”. Beberapa waktu lalu para ilmuwan tersebut mengklaim telah hampir menemukan “Partikel Tuhan”.  Sedikit bingung dengan arti kalimat tersebut, namun yang jelas dan pasti mereka belum menemukannya. Mungkin karena malu dibilang gagal sehingga mengatakan “hampir”. Sungguh, kemenangan bisa ditentukan tanpa kata “hampir”.

 Apa? Lalu bagaimana ajaran Agama? Bagi manusia awam dan bukan ilmuwan, lebih mudah menerima ajaran Agama karena memang ada keyakinan bahwa hal penciptaan alam semesta sungguh diluar kemampuan manusia. Namun segelintir manusia yang diberi kemampuan otak lebih, sungguh tidak bisa menerima apa yang orang awam yakini. Mereka butuh jawaban yang lebih bisa dimengerti dan dijelaskan dengan teori yang masuk akal. Padahal teori itu buatan mereka sendiri, tapi karena orang yang ber-IQ dibawah mereka tidak  bisa melawan argumen mereka maka teori itu dipercaya (menurutku, sih).

Yang menjadi pertanyaan, kenapa para ilmuwan ini tidak fokus saja mencari sesuatu yang mungkin lebih bisa berguna bagi manusia, mengingat dana yang digunakan dalam proyek “partikel Tuhan/ Partikel Higgs” sangatlah fantastis. Bagaimana dengan memberi makan orang-orang kelaparan di benua Afrika? Atau membantu mereka yang miskin? Membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik? Saya sangat mengapresiasi para ilmuwan nuklir yang menggunakan kemampuan mereka untuk menemukan sesuatu yang langsung bisa dipraktikan untuk membantu manusia. Bukannya sibuk bertahun-tahun menghabiskan dana yang sangat besar sekali hanya untuk mencari tahu bagaimana alam semesta itu diciptakan. Mungkin saja mereka  berpikir ini bisa berguna bagi kemanusiaan, tapi bagaimana jika yang terjadi adalah sesuatu yang buruk seperti kisah Samuel dan Mr. Abernathy (Jhon Connolly)? Bukannya menemukan Partikel Tuhan namun menciptakan black hole di dunia yang langsung menyedot segalanya. Einstein pastinya tidak menyangka jika apa yang ditemukannya bisa memusnahkan jutaan jiwa lewat bom nuklir.

Sudah cukup stress dengan tulisan ini? Mari bicarakan sesuatu yang lucu. Saya tergila-gila dengan serial Bing Bang Theory, serial Sitkom AS yang berfokus pada empat ilmuwan muda dengan kepribadian dan latar belakang berbeda dengan seorang wanita blonde cantik dan gaul tapi tidak bisa dibilang pintar. Kenapa judulnya Big Bang Theory? Karena dari pertemuan para ilmuwan dan gadis tidak pintar inilah maka terjadi ‘ledakan besar’ yang menciptakan alam semesta kehidupan sehari-hari mereka di apartemen tersebut. Meskipun sedikit bingung dengan bahasa inggris tingkat dewa yang digunakan dalam percakapan mereka serta teori-teori fisika dan ilmu pengetahuan lainnya, namun ceritanya sungguh menghibur. Sungguh lucu. Namun yang harus diacungi jempol adalah orang yang menciptakan cerita ini (Chuck Lorre and Bill Prady). Terima kasih karena mereka telah membuatku terhibur.

         Kembali ke topik mengenai kehidupan yang membosankan. Saya percaya bahwa di kehidupan masing-masing juga terjadi “ledakan besar”. Entah itu sesuatu yang membahagiakan atau yang meluluh-lantakkan kehidupan, sehingga merasa mati adalah jalan yang terbaik. Percayalah bahwa dari “ledakan besar” tersebut  akan muncul “partikel Tuhan”. Itulah yang akan membentuk alam semesta kehidupan masing-masing manusia. Pepatah yang mengatakan semua kejadian ada hikmahnya, bukanlah omong kosong. Saya bukan ilmuwan, jadi dengan lancang mengartikan teori ini secara sederhana. Namun daripada sibuk mencari jawaban kenapa ada alam semesta atau kenapa manusia ada, kenapa tidak menjalani kehidupan ini saja?


   

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGUCAPKAN なるほど / NARUHODO YANG BENAR

ASSORTED #2

THE GOOD SIDE OF MESSED UP LIVE