Atarashi kotoba "OOSAME KUDASAI"

Gambar
  Kali ini, saya mau membahas satu kata dalam bahasa Jepang yaitu  お納めください. Jadi ceritanya hari ini saya nonton anime baru yang diadaptasi dari Manga yang berjudul "Tondemonai Skill de isekai houroumeshi".  Cerita di versi manganya menurut saya bagus. Gaya menggambar karakternya juga sedikit berbeda dari manga yang lain. Sejauh ini anime nya mirip dengan yang di Manga. Di episode kedua ini, ada satu kata yang menarik perhatian saya. Kata ini ada di adegan saat Ketua Merchant Guild hendak membayar Garam dan Lada milik Mukouda san. お納めください 。Lalu terlihat adegan resepsionis menyerahkan uang.   Arti dari Oosame kudasai ternyata "silahkan diterima (uangnya)". Secara arti kata, osameru 納める berarti : menerima uang, barang, dll, dan menjadikannya milik sendiri. お納めください (oosame kudasai) sama artinya dengan  お受け取りください =  silahkan diterima. Kata ini sangat sering dipakai dalam dunia bisnis.  Berikut adalah cara pakai kata tersebut dalam dunia kerja. (dikutip...

I'VE TOLD YOU

          Bisa jadi kalimat diatas sangat menyenangkan atau menjengkelkan tergantung apakah Saya sebagai Subjek atau sebagai Objek. Mengejar rasa bersalah teman karena mengabaikan nasehat yang diberikan rasanya sangat enak sekali,  hahahah. "Sudah dibilangin,..." Kata-kata ajaib tersebut begitu akrab saat kecil dahulu. Tapi bedanya kalau orang tua yang mengatakan tersebut pasti yang terselip adalah perasaan marah karena anaknya bodoh tidak mengindahkan nasehat orang tua. Tapi kalau terhadap sesama teman, kalimat tersebut bahkan menjadi bahan olok-olok, karena teman yang bersangkutan pasti tidak senang mendengarnya. Itu kalau dari sisi subjeknya.

          Tapi sangat tidak menyenangkan jika ada teman yang mengatakan kalimat tersebut padaku alias saya adalah objeknya. Sangat Menjengkelkan dan rasanya ingin melayangkan bogem ke mulut yang berucap. Perasaan hati sudah tidak enak karena penyesalan dan rasa bersalah, jadi tidak perlu lagi ditambah dengan "I've told You!" Seakan-akan terus mengingatkan kebodohan dan kebebalan karena tidak mencoba mendengar dan mempercayai nasehat yang diberikan. 

          Dalam pertemanan Saya saat ini, kalimat ini sudah jarang terdengar. Mungkin karena sama-sama mengerti bagaimana tidak enaknya berada di situasi semacam itu.  Sebenarnya tidak mengapa karena berbuat kesalahan adalah sifat alami manusia, tapi sebagai manusia yang senang berandai-andai, "jika saja saya tidak melakukan itu," atau "seandainya Saya mau mendengar kata-katanya tadi", kesalahan  yang sebenarnya bisa dihindari itu jadinya terus menghantui. Apalagi jika yang turut menertawakan kesalahan itu adalah mereka yang Saya sebut 'musuh'.

           Yang jadi pertanyaan kenapa di masa Dewasa ini, sesuatu yang simpel seperti berbuat salah bisa menjadi sangat "complicated"? Atau ini hanya pikiran Saya saja? Kalau begitu tidak apa-apa. Saya ini memang suka membuat yang sederhana menjadi kompleks. Itulah kenapa saya membuat blog ini. Supaya semua yang saya pertanyakan atau pikirkan tidak berakhir di otak sendiri karena itu bisa membuat saya gila.
Mohon pengertiannya. Hehehehehe

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGUCAPKAN なるほど / NARUHODO YANG BENAR

ASSORTED #2

THE GOOD SIDE OF MESSED UP LIVE